Catatan tentang teknologi komputer, Pemrograman & Robotik

Blog Pribadi

Blog yang membahas tentang teknologi komputer, pemrograman dan website

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

10 Trik Rahasia yang Bikin Windows Anda "Ngebut" Seperti Baru! (Dijamin Kembali Lagi!)

Halo Sobat Tekno! Pernah merasa komputer Windows Anda semakin hari semakin lambat? Dari mulai booting (menyala) yang lama, hingga membuka a...

Menghubungkan delphi dengan online database hosting


wah judulnya aneh ya ??
mudah-mudahan bisa dimengerti dengan sedikit penjelasan dibawah ini :

kasus ini saya dapat dari pengalaman saat membuat sistem informasi ujian online di salah satu program studi pada universitas di denpasar yang sering diakses oleh para mahasiswa dan dosen. sistem online yang berbasiskan web ini menggunakan hosting dari dicloud yang merupakan perusahaan penyedia hosting dan domain di bali yang beralamat di blahbatuh gianyar, ketika ingin melihat data-data tertentu dari database yang tidak dapat diakses melalui halaman website sistem, kita harus membuka browser dan login ke cpanel untuk mengakses database yang ada pada hosting tersebut.
menurut saya sangat membosankan dan kurang evektif  jika setiap hari melakukan proses seperti itu.
dari kasus tersebut, saya mempunyai ide untuk membuat aplikasi dekstop yang bisa mengakses database pada online hosting.

Mau tau caranya ??

saya akan jelaskan secara singkat apa saja yang diperlukan untuk mengakses database pada server hosting.

hal pertama yang perlu disiapkan adalah :



1. Buka aplikasi delphi dan desain form seperti dibawah :




















pada form kita membutuhkan 4 komponen delphi antara lain :
- 1 komponen ZConnection dan 1 Komponen ZQuery (download Zeos Access Komponen di google)
- 1 Komponen Datasource (Tab komponen Data Access)
- dan 1 Komponen DBGrid (Tab komponen Data Control)

masing-masing komponen memiliki fungsi yang berbeda.
pada tutorial ini, kita tidak akan melakukan koding sedikitpun yang kita perlukan hanya melakukan pengaturan pada setiap komponen.

setelah semua komponen terpasang pada form, kita lakukan pengaturan awal pada komponen ZConnection, ini yang akan menjadi sumber koneksi untuk menghubungkan aplikasi dengan database server hosting.

pilih komponen Zconnection dan atur propertiesnya pada Object Inspector :

Database :
(isi nama database yang mau diakases sesuai nama database pada server hosting)

Hostname :
(isikan alamat shared IP Address yang ada pada General Information server hosting - bisa dilihat di cpanel)

Password :
(isikan password database server hosting)

Port :
(isikan port database server hosting - umumnya 3306)

Protocol :
(isikan protocol database - pilih mysql)

User :
(isikan user database pada server hosting)


kurang lebih seperti gambar dibawah :




















nah setelah itu, kita atur properties connected Zconnectionnya dari False menjadi True
jika tidak muncul error, berarti koneksi ke server hosting berhasil.

untuk itu kita buktikan dengan mengakses salah satu tabel pada database

sekarang atur properties komponen Zquery pada object inspector :

Connection :
(pilih Zconnection1)

SQL :
(isikan kode untuk menampilkan data pada tabel tertentu contoh select * from tb_nama_siswa)

Active : jadikan True

setelah itu, kita atur properties komponen DataSource :
Dataset : Pilih Zquery1

untuk komponen DBgrid pada properties Datasource pilih : DataSource1

nah....seharusnya DBGrid sudah menampilkan field-field dari tabel yang diakses tersebut

Silahkan jalankan/Run aplikasi tersebut. dan data pada tabel database server hosting sudah bisa kita akses dengan aplikasi dekstop.

Note : sebelumnya tambahkan host pada pengaturan Remote MySQL pada Cpanel hosting.
host yang dimaksud adalah, IP Public pada pc.


semoga tutorial ini bermanfaat, semoga bisa dikembangkan menjadi aplikasi yang lebih sempurna.

sekian tutorial dari Idea dan terimkasih atas waktunya untuk membaca artikel ini

Input Angka / Huruf Saja - Delphi



Bicara masalah programming memang tidak ada habisnya ya ...!!!

tutorial kali ini saya akan membahas mengenai bagaimana caranya agar inputan hanya bisa angka saja atau sebaliknya hanya untuk huruf saja.

pada sebuah aplikasi validasi ini sangat diperlukan untuk menghindari inputan yang salah dari user (user/human error) contoh sederhanya seperti ini :
pada aplikasi formulir digital ada beberapa kolom isian yang seharusnya diisi dengan nilai numeric saja, misalnya kolom nomor telepon, jika aplikasi tidak memiliki validasi seperti ini, maka kolom nomor telepon yang diisi dengan huruf akan tersimpan pada database, sehingga proses simpan ke database akan memberikan informasi kesalahan.

okey...kita lanjut ke topi bahasan.

langkah awal yang dilakukan untuk membuat inputan angka atau huruf saja adalah :

1. Siapkan form dengan komponen seperti gambar dibawah :


 










form diatas menggunakan 2 komponen Label dan 2 komponen Edit

2. Setelah itu kita buat source codenya pada komponen Tedit yang khusus untuk inputan angka saja,
seleksi atau sorot komponen Tedit1 dan pilih event pada object inspector dan double klik event OnKeyPress













dan sisipkan kode seperti ini :

if not (key in['0'..'9',#8,#13,#32]) then
 begin
   key:=#0;
   showmessage('inputan hanya angka bro');
 end;

dengan cara yang sama pada komponen Tedit yang khusus untuk inputan huruf saja, kita sisipkan kode seperti dibawah ini pada event OnKeyPress

if not (key in['a'..'z','A'..'Z',#8,#13,#32]) then
 begin
   key:=#0;
   showmessage('inputan hanya huruf bro');
 end;

Sehingga ketika program dijalankan, hasilnya akan seperti gambar dibawah :












nah ngerti kan maksudnya apa ?

jadi kode yang kita sisipkan pada event OnKeyPress tadi fungsinya adalah untuk menghandel ketika ada inputan masuk sesuai statement if diatas maka pesan error tidak akan keluar, begitu juga sebaliknya.



Sedikit penjelasan,

#8 adalah kode ascii dari tombol BackSapce(hapus)
#32 adalah kode ascii dari tombol Space(spasi)
#13 adalah kode ascii dari tombol Enter
jadi meskipun cuma bisa menerima input huruf/angka saja, tapi tombol diatas juga diperlukan

sekian tutorial kali ini, terimakasih atas waktunya sudah mau membaca artikel ini dari atas.

semoga tutorial ini bermanfaat

salam idea

 

Fungsi Terbilang - Delphi


Kali ini saya akan bagikan source code bagaimana cara membuat fungsi terbilang pada pemrograman delphi, sebelumnya fungsi terbilang ini sering dipakai ketika membuat report (laporan) atau nota pada program kasir dimana fungsinya untuk menjelaskan secara tulisan nominal angka yang di keluarkan atau di inputkan.
contoh sederhanya seperti ini :

Nilai Total Belanja = Rp. 52.000,00
Nilai Terbilang = Lima Puluh Dua Ribu Rupiah

sebenarnya fungsi ini sudah lama dipakai para programmer, dan fungsi yang saya cantumkan ini juga hasil dari googling 5/6 tahun lalu saat sering mengerjakan projek aplikasi kasir.

okey langsung saja kita praktekan :
hal pertama yang harus dilakukan adalah mendesain form sederhana seperti ini :












pada gambar diatas kita menggunakan komponen standard pada delphi 7

2 komponen Label
1 komponen Edit
1 komponen Button

atur properties caption  masing-masing komponen

setelah itu, buatlah sebuah fungsi seperti dibawah ini :




implementation
function terbilang(dNumber: Extended): string;
const
 aNum: array[1..9] of String = ('satu', 'dua', 'tiga', 'empat', 'lima', 'enam', 'tujuh', 'delapan', 'sembilan');
 aUnit: array[1..5] of String = ('trilyun', 'milyar', 'juta', 'ribu', '');
var
 iCount, iDigit1, iDigit2, iDigit3: Integer;
 sNum2Str, s3Digit, sWord: string;
begin
Result := '';
 if (dNumber=0) then Exit;
 sNum2Str:=Copy(Format('%18.2f', [dNumber]), 1, 15);
 for ICount:=1 to 5 do
 begin
 s3Digit:=Copy(sNum2Str, iCount*3-2, 3);
 if (StrToIntDef(s3Digit, 0)<>0) then
 begin
 sWord:='';
 iDigit1:=StrToIntDef(Copy(s3Digit, 1, 1), 0);
 iDigit2:=StrToIntDef(Copy(s3Digit, 2, 1), 0);
 iDigit3:=StrToIntDef(Copy(s3Digit, 3, 1), 0);
 case iDigit1 of
 2..9: sWord:=sWord+aNum[iDigit1]+' ratus ';
 1: sWord:=sWord+'seratus ';
 end; { case }
case iDigit2 of
 2..9: sWord:=sWord+aNum[iDigit2]+' puluh ';
 1: case iDigit3 of
 2..9: sWord:=sWord+aNum[iDigit3]+' belas ';
 1: sWord:=sWord+'sebelas ';
 0: sWord:=sWord+'sepuluh ';
 end; { case }
 end; { case }
if (iDigit2<>1) then
 case iDigit3 of
 2..9: sWord:=sWord + aNum[iDigit3] + ' ';
 1: if (iCount=4) and ((iDigit1+iDigit2)=0) then
 sWord:=sWord+'se'
 else
 sWord:=sWord+'satu ';
 end;
 Result:=Result+sWord+aUnit[iCount]+' ';
 end;
end;
while Result[Length(Result)]=' ' do
SetLength(Result, Length(Result)-1);
end;


letakkan fungsi tersebut dibawah implementation

berikutnya pada tombol terbilang sisipkan kode seperti ini (double klik button terbilang) :



label1.caption:=terbilang(StrToFloatDef(edit1.Text,0));

penjelasanya :

label1 = terbilang
edit1 = kolom inputan nominal

jadi hasilnya ketika program dijalankan akan tampak seperti ini :










nah...ngerti kan maksud saya ?

ketika tombol terbilang di tekan label1 akan berubah properties caption nya dan menuliskan berapa terbilangnya nominal yang diinputkan pada komponen edit.


simple dan bermanfaat bukan....?
silahkan teman-teman sekalian coba dan terapkan pada aplikasi yang teman-teman kerjakan, semoga tutorial kali ini bermanfaat.

Sala


 

Sharing printer pada jaringan wireless


Sabtu 3 November 2018 kemarin, kebetulan saya mendapatkan job untuk setting sharing printer dan file dalam satu jaringan LAN yang menggunakan koneksi wireless.
proses setting IP dan install driver printer di masing-masing komputer berjalan lancar.

nah disini, kita akan bahas gimana caranya agar printer bisa dipakai sama komputer lain yang terhubung dalam satu jaringan.
topologinya seperti ini :



pada gambar diatas, ada 3 unit pc sebagai client dan 1 pc server yang akan menjadi pusat dari sharing printer.
tahap pertama yang perlu dilakukan adalah mensetting IP Address pada masing-masing pc sesuai class ip dari router. kita atur ip address menjadi static
setelah itu pastikan semua pc client sudah terkoneksi pada pc server, caranya bisa melalui command promt (cmd) dengan perintah ping ip address server

saya simulasikan seperti ini

pc server - ip address : 192.168.1.51
pc client1 - ip address : 192.168.1.52
pc client2 - ip address : 192.168.1.53
pc client3 - ip address : 192.168.1.54

jika proses pemberian ip address sudah selesai, kita lanjut pada tahap setting sharing printer

langkah pertama :
kita masuk pada menu Devices and Printers yang bisa dicari pada jendela control panel atau langsung search pada pencarian start button




Setelah anda membuka windows devices dan printers, maka pada jendela ini anda bisa melihat jenis hardware apa saja yang bisa anda hubungkan dengan menggunakan komputer dan salah satunya adalah printer. Anda bisa menentukan printer mana yang ingin anda sharing. Kemudian anda bisa klik kanan pada bagian printer dan lakukan pemilihan penyetingan dengan memilih “printer properties”.



Setelah membuka jendela properties kita bisa memberikan checkbox pada opsi share this printer. Kemudian berikan nama yang sesuai dengan keinginan.

klik Apply lalu OK.


di tahap selanjutnya, kita add printer server pada semua pc client
langkahnya :
buka windows devices dan printers di masing - masing pc client, klik tombol add printer

setelah itu pilih add a network, wireless or bluetooth printer
ketika proses pencarian selesai, printer yang sudah di share seharusnya muncul pada list add printer.













langkah selanjutnya tinggal pilih printer dan tunggu proses instalasinya.

sekian tutorial ini, next tutorial berikutnya agar bisa lebih bermanfaat



Decode Remote dengan IR Sensor - Arduino Tutorial


Pada Artikel kali ini, saya akan memberi tutorial bagaimana caranya menggunakan sensor Inframerah dengan arduino, dan cara mendecode IR yang dihasilkan pada remote control.

cara kerjanya sangat sederhana, Setiap kali sebuah tombol pada remote ditekan, remote akan mengirim sinyal Inframerah ke sensor IR dalam bentuk kode. Sensor IR kemudian akan menerima sinyal ini dan akan mengirimnya pada Arduino.

Berikut skema rangkainnya :
 
Sensor IR mempunyai 3 pin kaki yaitu :
  1. Out
  2. Ground
  3. Vcc



Source code :

#include <IRremote.h>
int RECV_PIN = 11;
IRrecv irrecv(RECV_PIN);
decode_results results;
void setup()
{
Serial.begin(9600);
irrecv.enableIRIn();
}
void loop() {
if (irrecv.decode(&results)) {
if(results.value==0xFD00FF)
{
Serial.print(results.value, HEX);
Serial.println(" : Tombol Power");
}
else if(results.value==0xFD08F7)
{
Serial.print(results.value, HEX);
Serial.println(" : Tombol 1");
}
else if(results.value==0xFD8877)
{
Serial.print(results.value, HEX);
Serial.println(" : Tombol 2");
}
else if(results.value==0xFD48B7)
{
Serial.print(results.value, HEX);
Serial.println(" : Tombol 3");
}
else if(results.value==0xFD28D7)
{
Serial.print(results.value, HEX);
Serial.println(" : Tombol 4");
}
else if(results.value==0xFDA857)
{
Serial.print(results.value, HEX);
Serial.println(" : Tombol 5");
}
else if(results.value==0xFD6897)
{
Serial.print(results.value, HEX);
Serial.println(" : Tombol 6");
}
else if(results.value==0xFD18E7)
{
Serial.print(results.value, HEX);
Serial.println(" : Tombol 7");
}
else if(results.value==0xFD9867)
{
Serial.print(results.value, HEX);
Serial.println(" : Tombol 8");
}
else if(results.value==0xFD58A7)
{
Serial.print(results.value, HEX);
Serial.println(" : Tombol 9");
}
else if(results.value==0xFD30CF)
{
Serial.print(results.value, HEX);
Serial.println(" : Tombol 0");
}
else
{
Serial.print(results.value, HEX);
}

irrecv.resume();
}
delay(100);
}

Penjelasan singkat tentang kode diatas :
kode hexa yang diterima arduino akan di tampilkan di serial monitor sesuai dengan tombol yang ditekan.
kode hexa tersebut diatas akan berbeda ketika remote lain digunakan.

Semoga tutorial ini bermanfaat, tunggu tutorial berikutnya ya....